Membicarakan musik rock dan pop balada Indonesia dalam dua dekade terakhir tidak bisa dilepaskan dari nama Once Mekel. Vokalis yang melejit bersama band Dewa 19 ini memiliki Kekuatan Vokal yang sangat khas dan nyaris tidak tertandingi: high note (nada tinggi) yang lantang, bersih, dan berkarakter unik. Kekuatan Vokal Once bukan hanya tentang mencapai nada-nada sulit, tetapi juga mempertahankan resonansi penuh (full power) tanpa terdengar memaksakan diri, menjadikannya salah satu aset terbesar dalam musik rock di Tanah Air. Menjelajahi jejak karier Once berarti memahami bagaimana Kekuatan Vokal yang unik ini telah membentuk lagu-lagu hits legendaris yang kita kenal.
High Note yang Bersih dan Berjiwa
Ciri khas utama dari vokal Once adalah kemampuannya mencapai high note di area chest voice (suara dada) dengan kualitas yang tetap tebal dan bulat, bukan falsetto. Teknik ini sangat sulit dan membutuhkan kontrol pernapasan dan diafragma yang luar biasa.
Contoh yang paling ikonik adalah lagu “Arjuna Mencari Cinta” (rilis tahun 2002) dan “Pupus” (rilis tahun 2004). Di lagu “Pupus”, climactic note yang ia capai di bagian akhir lagu seolah meledak dengan energi emosional penuh, sebuah momen vokal yang sulit ditiru oleh penyanyi lain. Penyelenggara konser Dewa 19 di Jakarta pada hari Sabtu, 21 September 2024, mencatat bahwa bagian high note Once selalu menjadi highlight yang paling dinantikan penonton.
Teknik Vokal dan Kontrol Emosi
Kekuatan Vokal Once tidak hanya bersinar pada lagu-lagu rock bertempo cepat. Ia juga piawai dalam balada yang membutuhkan kontrol emosi yang presisi. Teknik vibrato (getaran) pada vokalnya tergolong rapi dan terkontrol, digunakan untuk menambah kedalaman emosi, bukan sekadar hiasan.
Once menguasai teknik belting (menyanyi nada tinggi dengan kekuatan suara penuh) dengan sangat baik. Menurut pengamat musik independen, Adib Hidayat, dalam sebuah ulasan di media cetak pada hari Rabu, 12 Juni 2025, timbre (warna suara) Once memiliki lapisan unik, yaitu campuran antara tekstur serak (gritty) di nada rendah dan kejernihan yang tajam di nada tinggi. Ini memberinya fleksibilitas untuk menyanyikan lagu-lagu keras seperti “Satu” dan lagu-lagu lembut seperti “Dealova”.
Dampak dan Warisan di Industri Musik
Once Mekel, yang memulai karir solonya setelah keluar dari Dewa 19, telah membuktikan bahwa Kekuatan Vokalnya adalah brand tersendiri. Lagu-lagu solonya seperti “Symphony yang Indah” dan “Dealova” tetap populer dan sering diaransemen ulang, tetapi kualitas vokalnya yang orisinal tetap menjadi patokan.
Warisan vokal Once telah menginspirasi banyak penyanyi pria muda untuk berani menjelajahi rentang suara tinggi dengan teknik yang lebih berkarakter, menjauh dari sekadar tren. Ia adalah contoh nyata bahwa penguasaan teknik vokal yang kuat dan konsisten, dipadukan dengan kepribadian yang otentik, adalah kunci untuk menjadi legenda musik yang tak lekang dimakan waktu.
